Pelajaran
Penjelasan tata bahasa
I. Kata kerja
Kata kerja bahasa Jepang terbagi menjadi 4 jenis menurut akhirannya, yaitu:
1. Kata Kerja -U(dengan akhiran -U)
| Bahasa Jepang | Bahasa Indonesia |
| Kaku asobu kau nomu yamu hataraku iku yuku | menulis bermain membeli minum membaca bekerja pergi pergi |
2. Kata Kerja -IRU (dengan akhiran -IRU)
| Bahasa Jepang | Bahasa Indonesia |
| Kiru Niru miru okiru ochiru oriru | Memakai merebus melihat bangun jatuh turun |
3. Kata Kerja -ERU (dengan akhiran -ERU)
| Bahasa Jepang | Bahasa Indonesia |
| Taberu simeru tazumeru kangaeru oshieru akeru | makan menutup bertanya memikir mengajar membuka |
4. Kata Kerja -SURU (dengan akhiran SURU)
suru ini berarti melakukan. Akhiran -SURU dipakai pada kata kerja bertukaran dari kata benda, kata sifat, dan sebagainya.
| Bahasa Jepang | Bahasa Indonesia |
| hantai-suru kitai-suru ryoko-suru setsume-suru chumon-suru | melakukan perlawanan menaruh harapan(berharap) melakukan perjalanan menerangkan memesan |
II. Kata kerja bahasa Jepang berubah menurut maksud kalimatnya. Perubahannya bukan secara keseluruhan tapi hanya pada akhirannya yaitu dengan mengubah bunyi atau menambah akhiran.
| Bentuk 1 | Bentuk 2 | Bentuk 3 | Bentuk 4 | Arti |
| yomu nomu kaku yobu yuu[iu] tobu asobu iku yuku | yomi nomi kaki yobi yui [ii] tobi asobi iki yuki | yoma noma kaka yoba yuwa[iwa] toba asoba ika yuka | yome nome kake yobe yue [ie] tobe asobe ike yuke | membaca minum menulis memanggil berkata terbang bermain pergi |
*Tentang kata kerja iru, eru, dan suru akan dijelaskan pada bagian tersendiri.
Dalam praktek kata-kata kerja diatasmendapat tambahan masu atau masen pada kalimat negatifnya. Tambahan masu atau masen ini disambungkan pada bentuk 2, dan dengan penambahan itu bahasanya menjadi hormat[halus]. Meskipun ada penambahan tersebut artinya tidak berubah. Perhatikan contoh berikut:
| Bentuk asal | Bentuk 2+masu | Bentuk 2+masen |
| yomu nomu kau kaku | yomimasu nomimasu kaimasu kakimasu | yomimasen nomimasen kaimasen kakimasen |
*Partikel wo diucapkan [o]
Wo dipakai menyusuli objek, untuk menyatakan bahwa orang atau benda didepannya adalah tujuan dari kata kerja yang berada dibelakangnya. Jdi, letk partikel wo ini adalah diantara kata benda yang menjadi objek dan kata kerja. Jika objeknya dipertanyakan, maka partikel wo ini diletakkan dibelakang kata penanya.
*bagian didalam kurung biasa tidak digunakan
| Bahasa Jepang | Bahasa Indonesia |
| (Anata wa) nani wo kaimasu ka? watashi wa kome wo kaimasu anata wa kome wo aimasu ka? Hai, kaimasu anata wa satoo wo kaimasu ka? Iie, kaimasen | Anda membeli apa? Saya membeli beras Anda membeli beras? ya, benar Anda membeli gula? Tidak, bukan. |
*Partikel ni berarti:
1. di[menyatakan tempat beradanya sesuatu]
2. Kepada [dipakai dibelakang objek tak langsung]
*Partikel de berarti:
1. di [untuk menyatakan tempat suatu perbuatan dilakukan]
2. dengan
*Partikel e berarti:
ke[menunjuk arah]
*Partikel kara berarti:
1. Dari
2. Oleh karena
Semua partikel yang disebutkan diatas dipakai di belakang kata yang diterangkan. Jadi, kebalikan bahasa Indonesia
| Bahasa Jepang | Bahasa Indonesia |
| Dare ni tegami wo kakimasu ka? GAnto-san ni tegami wo kakimasu | Anda menulis surat kepada siapa? Saya menulis surat kepada TN.Anto |
17.34 |
Category:
Materi Pembelajaran
|
0
komentar






Comments (0)