Pelajaran

Bahasa Jepang
Bahasa Indonesia
baka
rikoo
kirei
kenko
binboo
shooziki
kebodohan
kepandaian
keindahan;kecantikan
kesehatan
kemiskinan
kejujuran









I. Kata-kata jenis ini bila hendak dijadikan kata sifat untuk memberi keterangan sifat atau keadaan kepada orang, hewan, atau pun barang, maka harus ditambah na lalu diletakkan didepan kata benda yang diterangkan sifatnya itu.
Contoh:
Bahasa Jepang
Bahasa Indonesia
rikoo nakodomo
anak yang pandai
kirei na hana
bunga yang indah






II. Mengenai kata sifat asli yaitu yang berakhiran dengan huruf i seperti chiisai, okii, takai dan lain-lain boleh langsung diletakkan didepan orang, hewan,ataupun benda yang diterangkan.
Contoh:
Bahasa Jepang
Bahasa Indonesia
Chiisai uchi
rumah kecil
okii na inu
anjing besar
takai jidosha
mobil yang mahal








Akan tetapi selain cara yang demikian itu, kata sifat asli biasa pula dipakai dengan diikuti oleh na.
Namun ada ketentuannya yaitu huruf i yang terakhir harus dibuang kemudian baruulah diikuti oleh na.
Contoh:
Bahasa Jepang
Bahasa Indonesia
Chiisa na uchi
rumah kecil
oki na inu
anjing besar
taka na jidosha
mobil yang mahal








III. Kata benda yang konkret seperti:
Bahasa Jepang
Bahasa Indonesia
KamiKertas
KiKayu
KinEmas
TetsuBesi









Dapat dijadikan bentuk sifat dengan cara menambah no.
Contoh:
Bahasa Jepang
Bahasa Indonesia
Kami no kasa
Payung Kertas
Ki no fune
Kapal Kayu
Kin no yubiwa
Cincin Emas
Tetsu no to
Pintu Besi









Jika kata-kata tersebut dipakai didalam kalimat sebagai keterangan, maka tidak perlu penambahan na atau pun no itu.
Contoh:
Bahasa Jepang
Bahasa Indonesia
Ano kodomo wa rikoo desu
Anak itu pandai
Soho hana wa kirei desu
Bunga itu cantik






Terjadi penyimpangan dari ketentuan diatas jika kata-kata sifat asli yang berakhiran huruf i dipakai dalam kalimat negatif maka dilakukan sebagai berikut:
  • Ganti huruf i yang terakhir dengan ku untuk kalimat tingkat biasa dan tingkat hormat
  • Untuk tingkat paling hormat, pembentukan kata sifatnya sama dengan bentuk kata sifat untuk gozaimasu
Contoh: kurai >> gelap
TingkatBahasa Jepang
Bahasa Indonesia
Biasa
watashi no heya wa kuraku nai desu
Kamar saya tidak gelap
Hormatwatashi no heya wa kuraku arimasen
Kamar saya tidak gelap
Paling Hormat
watashi no heya wa kuro gozaimasen
Kamar saya tidak gelap








Dalam bahasa tulis (atau kehormatan tidak diperlukan) bentuk de wa arimasen tidak dipakai, yang dipakai adalah janai [de wa nai]
Contoh:
Bahasa Jepang
Bahasa Indonesia
Kono hon wa wwatashi no ja nai[de wa nai]
Buku ini bukan kepunyaan saya
Ano kimono wa kinu ja nai[de wa nai]Kimono itu bukan sutera
Kono ude-tokei wa kin de wa nai[ja nai]
Jam ini bukan emas






Latihan
Artikan!
Bahasa Jepang
Bahasa Indonesia
Sono isu wa tetsu de wa arimasen
...
Kin no tokei wa takai desu
...

Comments (0)